palitaliawines.com — Perdana Menteri Kamboja Hun Manet resmi memimpin delegasi negaranya ke KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 25–28 Oktober 2025.
Kehadiran Hun Manet menandai peran aktif Kamboja dalam menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat kerja sama ekonomi di Asia Tenggara.
Delegasi Kamboja mencakup Ibu Negara Pich Chanmony Hun Manet, Menteri Luar Negeri Prak Sokhonn, serta beberapa pejabat tinggi lainnya.
Sejumlah pengusaha nasional juga ikut serta, membawa misi peningkatan investasi lintas negara.
Baca Juga:
- “Changpeng Zhao Janji Jadikan AS Pusat Kripto Dunia Terbesar“
- “AirAsia Pindah ke Terminal 2E Soekarno-Hatta Mulai 26 Oktober“
- “Purbaya Jadi Menteri Terbaik, Dinilai Layak Maju Pilpres 2029“
Fokus Diplomasi Kamboja di KTT ASEAN
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Kamboja menegaskan tiga prioritas utama di KTT ASEAN kali ini:
- Mendorong ekonomi digital dan konektivitas antarnegara ASEAN.
- Memperkuat keamanan siber serta pemberantasan penipuan daring lintas batas.
- Mengembangkan ekonomi hijau dan kerja sama energi berkelanjutan di kawasan.
Hun Manet dijadwalkan hadir dalam sesi pleno utama, ASEAN–US Summit, serta ASEAN Business Forum 2025.
Kehadiran Presiden AS Donald Trump menambah bobot diplomatik forum tersebut.
Isu Strategis Kawasan
KTT ASEAN ke-47 digelar di tengah meningkatnya tekanan geopolitik.
Isu perbatasan Kamboja–Thailand, konflik Laut Cina Selatan, dan kejahatan siber menjadi topik penting dalam pertemuan.
Hun Manet membawa pesan bahwa ASEAN harus bersatu menghadapi tantangan bersama.
Malaysia sebagai tuan rumah menekankan tema “Inclusivity and Sustainability”.
Fokusnya adalah membangun pertumbuhan ekonomi yang merata dan tangguh di kawasan.
Menurut Khmer Times, Kamboja mendukung penuh agenda tersebut dan siap berkontribusi secara aktif.
Pertemuan Bilateral dan Agenda Ekonomi
Hun Manet juga akan bertemu sejumlah pemimpin ASEAN, termasuk Anwar Ibrahim, Prabowo Subianto, dan Pham Minh Chinh.
Pertemuan itu membahas kerja sama investasi, ketahanan pangan, dan peningkatan arus perdagangan regional.
Menurut Fresh News Asia, Kamboja menargetkan peningkatan investasi asing langsung hingga 25 persen pada 2026.
Sektor prioritasnya meliputi logistik, energi, dan industri digital.
“ASEAN adalah motor ekonomi dunia. Kamboja berkomitmen untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan,” ujar Pan Sorasak, Menteri Perdagangan Kamboja.
Peran Strategis dan Komitmen Kamboja
Hun Manet menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kamboja sebagai mitra aktif dalam kerja sama regional.
Ia menyebut diplomasi ekonomi dan digitalisasi sebagai pilar utama strategi luar negeri negaranya.
“ASEAN harus menjadi kawasan yang damai, inovatif, dan sejahtera,” kata Hun Manet di Kuala Lumpur.
Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas antarnegara ASEAN untuk menghadapi perubahan global.
Langkah ini diapresiasi oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, yang menyebut Kamboja memainkan peran penting dalam memperkuat persatuan kawasan.
Dampak dan Harapan ke Depan
Analis dari Universitas Thammasat, Dr. Supachai Theeranont, menilai kehadiran Hun Manet di KTT ASEAN ke-47 sebagai bukti transformasi politik Kamboja.
“Hun Manet membawa gaya diplomasi yang lebih pragmatis dan berorientasi hasil,” ujarnya kepada Channel News Asia.
Menurutnya, langkah ini dapat memperkuat posisi Kamboja di ASEAN setelah periode ketegangan regional.
Hun Manet kini dihadapkan pada tugas untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional dan solidaritas ASEAN.
KTT ASEAN kali ini juga diharapkan mempercepat implementasi ASEAN Vision 2045, yang menekankan inovasi, ekonomi hijau, dan pembangunan inklusif.
Penutup
Kehadiran Hun Manet di KTT ASEAN ke-47 menjadi tonggak penting bagi diplomasi Kamboja.
Dengan membawa agenda ekonomi digital, keamanan siber, dan kerja sama hijau, Kamboja menunjukkan kesiapannya menjadi bagian penting dalam masa depan ASEAN.
Forum ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat kolaborasi antarnegara Asia Tenggara.
Hun Manet berkomitmen agar diplomasi yang ia pimpin membawa hasil nyata bagi rakyat Kamboja dan stabilitas kawasan.
Baca Juga:




Leave a Reply