palitaliawines.com – Pembalap Idemitsu Honda, Mario Aji, menutup sesi latihan Moto2 Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of The Americas, Texas, pada posisi ke-25. Catatan waktunya hanya 2 menit 8,341 detik, yang menempatkan dirinya tertinggal jauh dari para pesaing papan atas.
Sesi latihan pada Sabtu dini hari WIB ini tidak berjalan mulus bagi Mario. Ia kehilangan kendali saat memasuki salah satu tikungan cepat, melebar hingga masuk gravel, dan akhirnya terjatuh. Insiden serupa juga dialami pembalap Kalex, Ayumu Sasaki, yang gagal mempertahankan keseimbangan motornya.
“Ini sesi yang sulit. Kami akan menganalisis semua data dan mencoba memperbaiki setup motor sebelum kualifikasi,” ujar Mario Aji.
Persaingan Ketat dan Catatan Terbaik Sesi
Latihan ini diwarnai persaingan sengit di seluruh sektor lintasan. Pembalap Spanyol, David Alonso, mencatatkan waktu terbaik 2 menit 05,847 detik, sekaligus memecahkan rekor sesi latihan ini. Posisi kedua ditempati Manuel Gonzalez, sementara Barry Baltus menutup podium virtual sesi latihan di urutan ketiga.
Beberapa pembalap juga menghadapi tantangan teknis. Izan Guevara kehilangan kendali motor dan memilih masuk pit lebih awal, sedangkan Celestino Vietti terjatuh setelah melebar di tikungan cepat. Manuel Gonzalez sempat mendominasi jalannya sesi, tetapi mengalami kecelakaan di sektor pertama yang memicu bendera kuning dan menunda catatan waktu terbaik beberapa pembalap lain.
Menurut pengamat Moto2, kondisi ini menunjukkan betapa teknisnya sirkuit Circuit of The Americas, dengan kombinasi tikungan cepat, chicane, dan elevasi yang menuntut presisi tinggi dari setiap pembalap.
Baca juga: “Mundurnya Wheatley, Audi Langsung Cari Kepala Tim Baru”
Analisis Performa Mario Aji dan Strategi Perbaikan
Hasil latihan menunjukkan bahwa Mario Aji masih harus bekerja keras untuk memperbaiki performa motor dan adaptasi di lintasan. Tim teknis Idemitsu Honda akan fokus pada pengaturan suspensi, rem, dan elektronik untuk meningkatkan kecepatan di sektor kritis.
“Data dari sesi latihan sangat penting. Kami akan mempelajari tiap sektor dan mencari area untuk gain waktu. Mario memiliki potensi untuk naik peringkat di kualifikasi,” ujar salah satu insinyur tim.
Performa Mario Aji dalam latihan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi pembalap Indonesia di level Moto2, yang membutuhkan konsistensi dan keberanian di lintasan yang cepat dan teknis.
Meskipun menempati posisi 25, Mario Aji tetap optimistis menghadapi kualifikasi. Fokus utama adalah menyesuaikan gaya balap dengan karakteristik sirkuit, serta mengurangi kesalahan di tikungan kunci.
Dengan pengalaman sebelumnya di Moto2, Mario memiliki kemampuan untuk bangkit pada sesi kualifikasi dan bahkan meningkatkan posisi start untuk balapan utama. Dukungan tim teknis yang solid diharapkan mampu memberikan setup optimal sehingga kecepatan dan stabilitas motor meningkat.
“Kami tahu ini bukan hasil yang ideal, tapi ini bagian dari proses belajar. Fokus kami adalah kualifikasi dan balapan, bukan hanya latihan,” kata Mario.
Hasil akhir latihan menekankan pentingnya konsistensi, adaptasi, dan kerja sama antara pembalap dan tim. Mario Aji akan berupaya memaksimalkan potensi motor Idemitsu Honda agar mampu bersaing dengan pembalap papan atas pada Moto2 GP Amerika Serikat yang akan digelar pekan ini.
Baca juga: “Moto3 Amerika: Veda Ega Dapat Bocoran Soal Sirkuit COTA dari Mario Aji”




Leave a Reply