palitaliawines.com – Tol IKN Seksi 3A diselesaikan oleh PT Hutama Karya (Persero), Jalan Tol Akses Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Seksi 3A Karangjoang–KKT Kariangau lebih cepat dari target. Ruas tol ini kini dalam tahap Provisional Hand Over (PHO) atau penyertaan proyek dari kontraktor ke pemerintah. Proyek ini menjadi bagian penting dari infrastruktur pendukung IKN yang tengah dibangun di Kalimantan Timur.
“Baca juga : Jusuf Kalla Ungkap Perundingan Rahasia GAM di Helsinki”
Menurut Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, jalan tol seksi 3A sudah terkoneksi langsung dengan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam). “Seksi 3A terhubung langsung ke Tol Balikpapan–Samarinda sehingga perjalanan Balikpapan–IKN kini hanya sekitar satu jam,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (18/8/2025).
Tol Akses IKN Seksi 3A merupakan salah satu jalur strategis yang mempercepat waktu tempuh dari sebelumnya 2–3 jam menjadi sekitar 1 jam. Kehadiran tol ini mendukung mobilitas masyarakat, pemerintah, serta pelaku usaha menuju kawasan IKN. Dari sisi teknis, ruas ini memiliki tiga lajur dengan lebar total 16,15 meter. Fasilitas pendukungnya mencakup tiga jembatan yang membentang di atas Sungai Wain (±1.135 meter), empat overpass, dan satu underpass.
Konstruksi jalan juga memperhitungkan kondisi geoteknik wilayah. Sekitar 3,97 km dibangun secara bertiang (elevated) dan 4,17 km pada permukaan tanah (at grade). Setelah PHO, ruas ini akan memasuki masa pemeliharaan selama 720 hari untuk memastikan kualitas perkerasan dan keselamatan infrastruktur.
Meski konstruksi fisik telah rampung, tol ini belum dibuka untuk operasional penuh. Pemerintah menargetkan seluruh jaringan Tol IKN Seksi 1A–6C tersambung sepenuhnya pada 2028, sebagai prasyarat operasional utuh.
“Jalan Tol ini akan menjadi satu-satunya di Indonesia yang tiga kali melewati sungai berkelok dan dilintasi kapal tongkang,” tambah Adjib.
“Baca juga : Suzuki Jelaskan Alasan Tidak Gunakan Transmisi CVT”
Penyelesaian cepat ruas tol ini mencerminkan komitmen percepatan pembangunan IKN, serta kesiapan infrastruktur dasar sebagai tulang punggung konektivitas nasional.




Leave a Reply